Artikel

17 Jenis Olahan Gula Yang Digemari Pecinta Makanan Manis

jenis olahan gula

Olahan gula yang ada di pasaran sangat beragam. Masing-masing jenis olahan gula digunakan sesuai dengan peruntukannya. Tidak semua jenis gula cocok diaplikasikan pada semua makanan. Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. Produk ini paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Jenis pemanis ini digunakan untuk mengubah rasa menjadi manis dan keadaan makanan atau minuman. Berikut ini jenis olahan gula yang sering ada di pasar : 

1. Gula pasir 

Gula pasir merupakan bahan baku masakan yang terbuat dari sari tebu dan dikristalkan membentuk serbuk-serbuk seperti pasir. Produk berbentuk seperti pasir ini memiliki rasa yang manis dan mudah larut dalam air terutama air panas. Umumnya berwarna putih kekuningan atau sedikit coklat. Produk ini didapatkan dari ekstraksi sari tebu yang dikristalkan. Produk manis ini tidak mempunyai aroma tetapi berbau harum ketika diolah menjad karamel.

2. Kristal 

Jenis pemanis kristal memiliki bentuk yang lebih halus dari pada gula pasir. Karena sifatnya yang mudah bercampur. Pemanis jenis kristal sering digunakan sebagai bahan campuran untuk pemanis dalam adonan kue, cookies, pastry, dll. Memiliki warna putih bersih. Bisa dibuat dengan memasukkan produk ini ke kantong plastik lalu memukul-mukulnya hingga hancur. Hasil ayakannya dapat menggantikan gula kastor.

3. Icing Sugar, Confection Sugar

Incing atau disebut juga dengan tepung gula adalah gula yang telah mengalami penghalusan sehingga berbentuk bubuk. Ada beberapa jenis pemanis bubuk yang mengandung pati jagung sehingga tidak menggumpal.

4. Dadu

Sesuai dengan namanya, gula dadu memiliki bentuk seperti dadu. Butiran yang berbentuk dadu ini biasanya memiliki kualitas tinggi. Bahan makanan ini lazim digunakan sebagai pemanis dalam minuman teh atau kopi.

5. Brown Sugar

Jenis gula yang dalam proses pembuatannya dibubuhi molase. Warnanya kecoklatan seperti gula palem, memiliki wangi caramel, dan rasanya legit. Rasa brown sugar tidak semanas gula pasir. Biasanya digunakan dalam pembuatan cookies. Sehingga membuat cookies lebih moist daripada bila menggunakan gula pasir sebagai pemanisnya.

6. Palm Sugar

Jenis olahan gula ini juga disebut gula semut. Produk yang manis ini berasal dari nira atau sari batang tumbuhan keluarga palem-paleman. Memiliki bentu seperti gula pasir, berwarna coklat, dan memiliki harum yang khas. Biasanya gula palem digunakan untuk membuat Ontbijkoek, fruti cake. Atau campuran cookies seperti pada pitmopen.

7. Gula Jawa (Gula Merah)

Sama seperti gula palem, pemanis ini juga berasal dari nira atau sari batang pohon jenis palem. Bentuknya biasanya silinder atau menyerupai batok kelapa. Penggunaan gula jawa biasanya dalam pembuatan kecap.

8. Aren

Bahan bakunya sama seperti gula jawa. Hanya saja olahan gula ini memiliki harum yang lebih khas, dan warna yang lebih coklat daripada gula jawa.

9. Batu

Berbentuk bongkahan seperti batu. Rasanya tidak semanis gula pasir, namun lebih legit. Biasanya digunakan untuk minuman. Takarannya 1 sdt gula pasir = 2 sdt gula batu. Untuk memudahkan penggunaannya gula batu harus dihancurkan lebih dahulu.

10. Madu

Tidak seperti jenis gula lainnya, madu merupakan campuran dari tiga jenis gula, yaitu glukosa, fruktosa dan sakarosa. Komposisinya adalah 80% gula denga 20% air.

11. Sirup Maple

Sirup yang didapatkan dari pohon maple yang banyak terdapat di wilayah Amerika Utara. Sirup ini merupakan larutan 70% sakarosa dan glukosa dalam air. Penyusun utamanya adalah sakarosa.

12. Corn Syrup

Merupakan produk sampingan dalam pengolahan jagung. Rasanya tidak semanis sirup gula. Dibuat dari pati jagung dengan menambahkan ssejenis enzim sehingga berbentuk sirup kental. Corn syrup akan memberikan efek moist pada kue. Ada 2 jenis corn syrup, yaitu Light Corn Syrup dan Dark Corn Syrup.

13. Golden Syrup

Sirup dengan warna kuning keemasan yang dibuat dari ampas molasses.

14. Simple Syrup

Simple syrup adalah sirup hasil campuran gula dengan air yang perbandingannya 1 : 1.  Simple syrup biasanya digunakan untuk olesan agar memberikan efek lembab pada permukaan cake.

15. Gula Maltose

Produk gula ini merupakan hasil fermentasi padi-padian yang telah mengalami perendaman, pengeringan, pemanggangan, dan penggilingan. Bentuknya menyerupai madu, namun rasanya lebih manis dari madu.

16. Karamel

Karamel adalah berbagai produk yang diperoleh dengan pemanasan gula. Memiliki warna kecoklatan atau bahkan kehitaman serta memiliki wangi yang khas. Digunakan sebagai pewarna pada makanan atau sebagai aroma dan rasa.

17. Gula Jelly

Merupakan larutan gula yang warnanya kuning dan kental sehingga menyerupai jelly. Jelly biasanya dicampurkan ke dalam adonan buttercream.

Demikian penjelasan mengenai jenis olahan gula. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Untuk mengemas aneka jenis olahan gula, Anda dapat menggunakan mesin pembungkus otomatis. Aneka Mesin menyediakan berbagai macam mesin pengemas otomatis. Ada pun mesin pengemas yang kami sediakan : mesin pengemas gula stick, mesin kemasan gula sachet, mesin pengemas gula 1kg, mesin pengemas kopi dan mesin pengemas lainnya.