Kupas Tuntas Kemasan Sachet Dari Mesin Pembungkus Kopi Otomatis

Pemakaian mesin pembungkus kopi otomatis tidak bisa dihindarkan pastinya dari bentuk kemasan yang dihasilkan. Dimana dengan mesin tersebut kemasan kopi pastinya berbentuk kemasan sachet atau kemasan bantal (pillow pack). Kopi sendiri memang biasa dijual dengan dua model kemasan yang berbeda, yaitu kemasan kopi standing pouch dan kemasan kopi sachet. Keduanya memiliki karakteristik tersendiri, memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dan pastinya memiliki segmentasi pasar tersendiri. Selain itu pastinya memiliki alasan tersendiri mengapa harus dikemas dengan kemasan yang demikian.

Kebanyakan kopi selalu memang seperti itu, kalau tidak dikemas dengan standing pouch ya dikemas dengan sachet renteng. Dari kedua kemasan ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan satu sama lainnya. Karena memang sebuah kemasan pastinya memiliki keunggulan tersendiri baik dari segi pengaruh terhadap kualitas maupun terhadap tampilan penjualan.

Kelebihan kekurangan masing-masing kemasan kopi

Salah satu kelebihan dari kemasan standing pouch kopi adalah tampilannya yang terlihat jadi eksklusif atau premium, dan minusnya adalah harga yang disematkan pastinya jauh lebih mahal. Berbeda halnya dengan kopi kemasan sachet yang memiliki kemasan biasa saja namun memiliki kelebihan dalam penyematan harga. Dimana pastinya lebih terjangkau oleh masyarakat umum.

Selain itu, kopi dengan kemasan standing pouch lebih kepada konsumen yang menginginkan takaran kopi buatannya sesuai dengan selera yang mereka inginkan. Kalau kopi dengan kemasan sachet, pastinya takarannya mengikuti dari berapa isi didalam kemasan kopi tersebut. Bagi beberapa orang hal ini menjadi sesuatu yang dipertimbangkan. Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki masing-masing kemasan.

Namun pada intinya baik kemasan standing pouch maupun kemasan sachet, kemasan kopi memiliki segmentasi pasar tersendiri. Karena pada umunya para penikmat kopi tidak membeli kopi berdasarkan tampilan maupun harga yang disematkan, melainkan rasa kualitas dari kopi itu sendiri. Hal tersebut adalah yang paling penting bagi para pecinta kopi.

Dilihat dari tempat penjualan kopi, kedua kemasan ini juga memiliki tempat tersendiri. Jika kopi dengan kemasan standing pouch biasa dijual ditempat oleh-oleh, atau biasa juga dijual ke cafe atau kedai. Berbeda halnya dengan kemasan sachet renteng yang banyak dijual ditempat dan toko-toko penjualan. Dari mulai pasar, mini market, sampai dengan swalayan besar.

Perbedaan pengemasan kopi dan mudahnya penggunaan mesin pembungkus kopi otomatis

Selain dari tempat penjualan, cara pengemasan yang dilakukan pun juga berbeda. Pengemasan dengan menggunakan kemasan standing pouch cenderung dikerjakan secara manual, membutuhkan waktu lama dan kurang fleksibel. Beda halnya dengan kemasan sachet renteng yang dapat dengan mudah proses pengemasannya dengan menggunakan bantuan mesin untuk mengemas.

Untuk mesin yang biasa digunakan adalah mesin pengemas kopi otomatis, dengan mesin tersebut kopi dapat dikemas dengan mudah dan cepat. Kemasan yang dihasilkan pun cenderung rapi seperti produksi dari perusahaan besar kopi. Kelebihan lain dari mesin ini adalah memiliki fitur renteng dan pencetak tanggal kadaluarsa pada kemasan, yang dimana itu sangat dibutuhkan untuk produk kopi bubuk.

Demikian merupakan ulasan singkat mengenai beberapa perbedaan dari kemasan kopi dalam bentuk standing pouch dan kemasan kopi dengan sachet renteng. Beserta dengan proses cara pengemasan yang dilakukan, yang satunya secara manual, yang satunya dapat dengan menggunakan mesin pengemas. Kesimpulannya keduanya memiliki keunggulan dan pasar masing-masing, ingin berkonsultasi mengenai kemasan kopi sachet? Bisa dikolom komentar dibawah. Terimakasih..

Tinggalkan komentar